Minggu, 04 Oktober 2009

BERBAGAI ISTILAH YANG SERING DIGUNAKAN DALAM FILSAFAT ILMU KEPERAWATAN.

BERBAGAI ISTILAH YANG SERING DIGUNAKAN

DALAM FILSAFAT ILMU KEPERAWATAN.

1. Abstrak : Sesuatu yg tidak berwujud / berbentuk.

2. Afektif : Adalah berbentuk sikap.

3. Agama : Sesuatu yg di yakini kebenarannya u/ umatnya.

4. Akal : Yg bert4 di kepala dan bersit kebiasaan dan pengulangan

cenderung u/ bersifat kabur dan samar2, serta pengetahuan

yg tidak teruji.

5. Aksiologisme : Paham filsafati ttg u/ apa wujud kegiatan keilmuan.

6. Aksioma : Kebenaran yg tidak perlu di buktikan lagi.

7. Aktualisme : Paham ttg kebenaran yg sesungguhnya / betul2 ada.

8. Analisis : Penyelidikan thp suatu pristiwa u/ mengetahui keadaan yg

sebenarnya.

9. Anteseden : Hal ihkwal yg tjd, bagian kalimat dlm hipotesa yg di awli o/

perkataan, seandainya, sekiranya, apabila dll.

10. Asumsi : Hal yg di terima sbg dasar, merup. landasan berpikir,

anggapan dan dugaan.

11. Bahasa : Suatu simbul yg di gunakan mc u/ berkomonikasi.

12. Das sollen : Aturan / norma yg mengikat warga kelompok di masyarakat,

di pakai sbg panduan tatanan & pengendalian tingka laku yg

sesuai.

13. Deduksi : Penarikan kesimpulan dari umum khusus.

14. Deontologisme : Paham kebenaran berdasarkan kewajiban.

15. Dualisme : Paham dlm kehidupan ini ada dua prinsip yg saling bertentangan

( siang – malam dll ).

16. Eksistianlisme : Percaya dgn apa2 yg tjd pd saat ini ( yg eksis ).

17. Empirisme : Paham yg mengatakan kebenaran itu adalah suatu yg tjd fakta

& dpt di terima o/ panca indera.

18. Endomarisme : Paham yg beranggapan kepuasan fisik & psikis tujuan utama

dlm hidup.

19. Episteomologi : Dasar2 & batas2 pengetahuan.

20. Eudonisme : Paham yg berhubungan dgn kepuasan psikis.

21. Hedonisme : Pandangan hidup yg menganggap kesenangan & kenikmatan

adalah tujuan utama di dlm hidup.

22. Idealisme : Menganggap pikiran mc sbg satu2nya hal yg benar yg dpt di

rasai & di pahami.

23. Induksi : Suatu penarikan kesimpulan dari khusus ke umum.

24. Inform consent : Suatu pemberitahuan yg telah di benarkan / suatu pernytaan

pemberiaan persetujuan.

25. Interaksionalisme : Paham kehidupan yg saling mempengaruhi.

26. Intuisi : Suatu tindakan / pengetahuan tanpa menggunakan proses

rasional, mengetahui tanpa menggunakan pengertian rasional,

hanya penghayatan & dugaan yg tajam.

27. Kebudyaan : Hasil cipta karya mc. yg di peroleh sbg anggota masyarakat.

28. Koherensi : Konsistensi / selalu di dasarkan kepada kriteria kebenaran.

29. Kolektivisme : Suatu paham yg mengutamakan org banyak ( kemanusian ).

30. Konsumerisme : Paham / gaya hidup yg menganggap barang2 sbg ukuran kebahagi-

an.

31. Korespondensi : Bersesuaian / berhubungan. Suatu pernyataan di katakan benar bila

bersesuaian dgn data empiris.

32. Kosmolisme : Kosmologi : Ilmu ttg asal- usul kejadian bumi, hub.nya dgn sistem

matahari dgn jagat raya.

33. Logika : Benar menurut penalaran akal.

34. Materialisme : Paham kehidupan mc di dlm alam kebendaan semata2 dgn meng-

Sampingkan segala sesuatu yg mengatasi alam indera.

35. Menalar : Berpikir secara logis dan anlisis.

36. Metafisika : Ilmu pengetahuan yg berhubungan dgn hal2 yg non- fisik / tidak keliha

tan / hakekat pikiran yg berhubungan dgn hakekat keberadaan zat,

pikiran dan kaitannya.

37.Metode : Cara yg teratur dan berpikir baik u/ mencapai maksud dlm ilmu

pengetahuan / cara kerja yg bersistem u/ mepermudakan pelaksanaan

suatu kegiatan u/ mencapai tujuan yang di tentukan.

38. Monisme : Pandangan bahwa hanya ada satu jenis wujud yg resmi.

39. Moral : Kesadaran mc yg tertanam o/ keadaan dari lingkungan sekitarna.

40. Naturalisme : Pandangan yg obyektif ttg mc secara teliti dan jujur mengenai baik

dan buruk kedaan.

41. Nilai : Hal yg di anggap bermakna dan tidak boleh diabaikan.

42. Ontologi : Mengkaji materi / objek ilmu serta sifat dan kebenarannya di tengah

kehidupan. (Materi dan objek ilmu)

43. Ontologisme : Suatu paham yg berhubungan dgn sifat makluk / kenyataan.

44. Paralelisme : Kemiripan / kesejajaran / sepadan.

45. Penalaran : Kerangka berpikir menurut suatu alur kerangka berpikir tertentuh.

46. Penelitian : suatu kegiatan u/ mengunggapkan sesuatu dgn menggunakan cara

tertentu.

47. Positifisme : Paham yg beranggapan, pengetahuan itu semata2 berdasarkan

pengalaman dan ilmu yg pasti.

48. Pragmatis : Sesuatu kebenaran yg di ukur dgn criteria apakah pernyataan bersifat

fungsional dlm kehidupan praktis.

49. Premis : Apa yg di anggap benar sbg landasan perubahan / kesimpulan / dasar

pemikiran alasan.

50. Prinsip : Pernyataan yg berlaku secara umum bagi bagi sekelompok gejala2

t3 yg mampu menjelaskan kejadian yg tjd / dasar kebenaran yg mjd

pokok dasar berpikir / bertindak.

51. Probabilistik : Kemungkinan.

52. Rasio : Pemikiran secara logis / nalar.

53. Rasional : Menurut pertimbangan & pemikiran logis. 54. Rasionalisme : Paham menyatakan kebenaran berdasarkan rasio ( akal sehat ).

55. Rasionalisme : Teori yg menganggap bahwa akal & pikiran merup. satu2nya

dasar u/ memecahkan problem yg lepas dari jangkauan indera.

56. Silogisme : Paham yg tdri atas dua buah pertanyaan & satu kesimpulan.

57. Sintesa : Paduan dari bbgai pengertian / hal shg merup. kesatuan yg

selaras / penentuan hokum yg umum berdasarkan hokum yg

lurus.

58. Slipsistik : Hanya benar dlm kerangka pemikiran tertentu yg berada dlm

benak org yg berfikir tsb.

59. Spiritisme : Pemujahan roh, kepercayaan bahwa roh dpt berhubungan dgn

mc.

60. Spiritualisme : Aliran filsafat yg mengutamakan kerohaniaan, yg bersifat pd

ilmu gaib.

61. Seleogisme : Paham yg beranggapan atas dasar tujuan.

62. Teologisme : Paham yg berhubungan dgn ketuhanan & dasar2 kepercayaan

kpd Tuhan.

63. Teori : Pendapat yg di kemukakan sbg keterangan mengenai suatu

pristiwa / pendapat cra melakukan sesuatu.

64. Utilitarisme : Paham yg berhubungan dgn faidah, manfaat & kegunaan.

65. Verifikasi : Pemeriksaan ttg kebenaran laporan.

By

SUHARTINI, S. Kep, Ners.









* ANATOMI : Ilmu urai tubuh manusia.

* OSTEOLOGI : Ilmu ttg tulang + rangka tubuh manusia.

* OSTEON : Tulang

* LOGOS : Ilmu

* MYOLOGI : Ilmu ttg Otot

* MYOS : Otot

* NEOROLOGI : Ilmu ttg syaraf

* NEOROS : Saraf

* SPLANKHOLOGI : Ilmu ttg Organ

* SPLANKHOS : Organ

* ANTHROLOGI : ilmu ttg sendi

TULANG CRANIUM (TENGKORAK)

1) OS OCCIPITAL : TULANG KEPALA BELAKANG

2) OS PARIETAL : TL. UBUN-UBUN

3) OS FRONTAL : TL. DAHI

4) OS TEMPORAL : TL. PELIPIS

5) OS ETMOID : TL. TAPIS

RANGKA DADA

v STERNUM : TL. DADA

KOLUMNA : TL. BELAKANG :

Ø 7 VERTEBRA SERVIKAL : RUAS TL. LEHER

Ø 12 V. TORAKALIS : R. TL. PUNGGUNG

Ø 5 V. LUMBALIS : TL. PINGGANG

Ø 5 V. SAKRALIS : R. TL. KELANGKANG

Ø 4 V. KOSIGEUS : R. TL. TUNGGING

KERANGKA ANGGOTA ATAS :

ü HUMERUS : TL. LENGAN ATAS

ü ULNA : TL. HASTA

RADIUS : TL. PENGUMPIL

ü 8 TL. KARPAL : TL. PANGKAL TANGAN

ü 5 TL. METAKARPAL : TL. TELAPAK TANGAN

ü 14 FALANX : RUAS JARI TANGAN

§ KLAVIKULA : TL. SELANGKA

§ SKAPULA : TL. BELIKAT

KERANGKA ANGGOTA BAWAH :

TERDIRI DARI 31 TULANG :

ü 1 TL. KOXA : TL. PANGKAL PAHA

ü 1 FEMUR : TL. PAHA

ü 1 TIBIA : TL. KERING

ü 1 FIBULA : TL. BETIS

ü 1 PATELA : TEMPURUNG LUTUT

ü 1 TL. TARSAL : TL. PANGKAL KAKI

ü 5 TL. METATARSAL : TL. TELAPAK KAKI

ü 14 FLANX : RUAS JARI KAKI.

ISTILAH- ISTILAH YANG DIGUNAKAN DALAM ANATOMI

Superficial (permukaan)

Anterior (depan)

Ventral (depan)

Proxsimal (pangkal)

Medialis (tengah)

Intermedialis (antara)

Dextra (kanan)

x

x

Proponda (dalam)

Posterior (belakang)

Dorsal (belakang)

Distal (ujung)

Lateralis (samping)

Medialis (samping)

Sinistra (kiri)

* Tl. Panggul : Os koxae

* Tl. Usus : Ilium

* Tl. Kemaluan : Pubis

LATIHAN AKTIVITAS

1. Fleksi x Ekstensi

2. Pronasi x Supinasi

3. Abduksi x Adduksi

4. Rotasi

5. Infersi x Efersi

* Fleksi : Gerak menekuk / membengkokan

Ekstensi : Gerakan untuk meluruskan

* Adduksi : Gerakan mendekati tubuh

Abduksi : Gerakan menjauhi tubuh

* Elevasi : Gerakan mengangkat

Depresi : Gerakan menurunkan

* Inversi : Gerak memiringkan telapak kaki ke dalam

Eversi : Gerak memiringkan telapak kaki ke luar

* Supinasi : Gerakan menengadahkan tangan

Pronasi : Gerakan menelungkup

* Endorotasi : Gerakan ke dalam pada sekeliling sumbu panjang

Tulang yang bersendi

* Eksorotasi : Gerakan rotasi ke luar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar